saham

Spanduk FIRSTonline

Prada, 16,5% dari modal pasca kenaikan akan ditempatkan di Hong Kong

Grup yang dipimpin oleh Patrizio Bertelli menerbitkan ketentuan yang berkaitan dengan listing di pasar Asia. 75% dari hasil digunakan untuk ekspansi bisnis.

Prada, 16,5% dari modal pasca kenaikan akan ditempatkan di Hong Kong

Kondisi penawaran umum perdana (IPO) yang akan membuat Prada debut di Bursa Efek Hong Kong sekarang sudah jelas. Penawaran dimulai pada 6 Juni hingga ditutup dengan harga pada 17 Juni. Minggu berikutnya, pada tanggal 24, lagu itu masuk dalam daftar bahasa Kanton. Grup Tuscan bertujuan untuk menempatkan 420 juta saham, atau 16,5% dari modal pasca-kenaikan. Dengan 75% dari hasil, pengembangan bisnis selama dua tahun ke depan akan dibiayai, 15% untuk pembayaran hutang, sedangkan 10% sisanya akan digunakan untuk menghidupkan kembali modal kerja.

Mengenai saham yang ditawarkan, 14% berasal dari rekapitalisasi, sedangkan 86% merupakan saham untuk dijual yang saat ini dipegang oleh Prada Holding BV (72% saham yang akan dijual) dan Intesa Sanpaolo. 90% dari IPO dicadangkan untuk investor institusi. Prada Holding harus mengikuti klausul lock-up 12 bulan. Prada dan Intesa malah akan terikat hanya enam bulan.

Bookrunners operasi: Goldman Sachs, Banca IMI, CLSA dan UniCredit.

Tinjau