La Roma menyia-nyiakan babak play-off untuk Champions dengan Juve dan harus puas dengan hasil imbang 3-3 yang meninggalkan rasa pahit setelah hampir meraih kemenangan sementara Bianconeri merebut hasil imbang yang tak terduga di menit-menit terakhir. Persaingan untuk Liga Champions pun semakin terbuka dengan Roma berada di posisi keempat dengan 51 poin di atas Como (48) dan Juve (47). Bagi Bianconeri yang dulu Spalletti Ini bagaikan hembusan angin segar setelah kekalahan memalukan di babak play-off Liga Champions melawan Turki pada hari Rabu. Galatasaray.
Juve memulai pertandingan dengan baik, tetapi Roma mencetak gol pertama mereka pada menit ke-39 melalui gol menakjubkan dari Wesley. Namun, Bianconeri berhasil menyamakan kedudukan di awal babak kedua dengan gol indah dari Conceicao. Tetapi Roma kembali unggul pada menit ke-54 melalui Dicka dan memperkokoh keunggulan mereka pada menit ke-65 melalui Malen, yang berhasil melewati Kelly yang tampil kurang konsisten, dan berulang kali mendapat tekel dari Spalletti yang marah. Juve tampak terpuruk, dan ekspresi kecewa Spalletti di pinggir lapangan sudah menjelaskan semuanya. Tetapi pada menit ke-77, Boga kembali membuka permainan, memperkecil selisih, dan pada menit ke-92, Gatti, pemain pengganti yang baru masuk, melakukan keajaiban dengan mencetak gol dan menyamakan kedudukan menjadi 3-3, dan pertandingan Liga Champions masih terbuka.
Tepat di penghujung pertandingan, dia juga menang. Milan di Max Allegri yang ditaklukkannya Cremona Gol Pavlovic pada menit ke-90 memecah kemelut di depan gawang. Leao menggandakan keunggulan pada menit ke-94. Milan membalas kekalahan di leg pertama dan membawa pulang tiga poin, tetapi selisih poin dengan pemimpin klasemen Inter tetap sepuluh poin.
