Dia menghilang tadi malam di Roma, Tomaso Tommasi dari Vignano, mantan presiden grup Ivy selama lebih dari dua puluh tahun, sejak awal berdirinya pada tahun 2002 hingga tahun 2023. Pada Juni 2003, ia berhasil mengelola pencatatan saham di bursa efek.Kepemimpinannya, menurut perusahaan, telah "mewujudkan visi jauh ke depan dari para pendiri publik grup Hera dan telah berkontribusi, dengan kecakapan dan kualitas kemanusiaan serta manajerialnya yang tak terbantahkan, untuk mendampingi perusahaan di jalur pengembangan dan kesuksesan yang telah menjadikannya salah satu perusahaan multi-utilitas terpenting di kancah nasional, dengan posisi kepemimpinan yang mapan di sektor-sektor yang dicakupnya”.
Ketua Eksekutif Christian Fabbri, direktur pelaksana Horace Iacono, dan semua orang dalam kelompok tersebut “mengenangnya dengan penuh kasih sayang dan rasa syukur serta turut mendoakan beliau bersama keluarga di saat duka yang mendalam ini”.
Tommasi di Vignano, turut berduka cita bagi Bologna
Pada tahun 2023, tahun ia meninggalkan jabatan presiden Hera, Kotamadya Bologna ditugaskan ke Tomaso Tommasi di Vignano itu Menara Perak"Penghargaan itu tidak hanya dimaksudkan untuk merayakan nilai profesional seorang manajer yang tak terbantahkan, tetapi juga keseriusan dan dedikasi yang selalu membedakannya," demikian kenangan sang walikota. Matius Lepore, yang turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya manajer tersebut, yang terjadi tadi malam di Roma. "Atas nama pemerintah kota, saya ingin menyampaikan belasungkawa tulus saya kepada keluarga dan teman-teman Tomaso Tommasi di Vignano, yang, di bawah kepemimpinan Hera, mengubahnya menjadi salah satu grup nasional terkemuka dan berkontribusi pada perkembangan wilayah kita," tulis Lepore.
