Amazon telah memotong ratusan tempat pekerjaan di divisi Komputasi Awan AWS, yaitu Amazon Web Services. Berita tersebut, yang dirilis oleh Reuters, menjadikan perusahaan Jeff Bezos setara dengan perusahaan Big Tech lainnya yang telah memangkas pekerjaan selama bertahun-tahun demi perubahan, hampir selalu karena peran kecerdasan buatan yang semakin sentral. Seperti yang dilaporkan Reuters, keputusan untuk melakukan pemotongan ini dikeluarkan setelah adanya peringatan dari CEO Andy Jassy Lebih dari sebulan yang lalu, ia menyatakan bahwa adopsi perangkat kecerdasan buatan akan mengakibatkan pengurangan tenaga kerja. Belum ada angka spesifik yang diberikan terkait pengurangan tersebut.
Amazon bergabung dengan perusahaan teknologi besar lainnya dalam penggunaan AI secara luas
Baru-baru ini perusahaan-perusahaan Big Tech besar lainnya telah merilis komunikasi tentang PHK tenaga kerja mereka, menyusul perkembangan pesat dalam kecerdasan buatan mampu menggantikan kegiatan yang dilakukan oleh karyawan itu sendiri. Sebagaimana dijelaskan Reuters, beberapa perusahaan menggunakan kecerdasan buatan untuk menulis kode perangkat lunak dan terutama untuk mengotomatiskan beberapa tugas dianggap repetitif. Konsekuensi dan penyebabnya juga terletak pada penghematan biaya aktif setelah penerapan AI.
Seperti yang diilustrasikan Reuters dan menurut laporan dari beberapa karyawan Amazon, kemarin, Kamis, mereka menerima email yang menginformasikan bahwa mereka dipecat dan komputer mereka akan dinonaktifkan.
