saham

Spanduk FIRSTonline

Seni dan Olahraga. Discobolus, dari Myron hingga Pierre de Coubertin. Ditukar oleh Mussolini dengan Hitler, ia dapat dikagumi di Palazzo Massimo di Roma

Pelempar cakram merupakan karya yang paling mengidentifikasi simbolisme Olimpiade. Popularitasnya disebabkan oleh Baron Pierre de Coubertin, yang mendirikan kembali Olimpiade pada tahun 1896

Seni dan Olahraga. Discobolus, dari Myron hingga Pierre de Coubertin. Ditukar oleh Mussolini dengan Hitler, ia dapat dikagumi di Palazzo Massimo di Roma

Il Pelempar cakram diidentifikasi sebagai gambaran seorang atlet yang mampu "secara ideal menghubungkan permainan modern dengan permainan kuno dan sejak itu gambar mahakarya Myron ini telah digunakan untuk segala bentuk komunikasi, dapat ditemukan di poster, prangko dan sampul majalah dan bahkan lebih banyak lagi.

Patung tersebut saat ini dilestarikan dan dipamerkan di Palazzo Massimo, rumah dari Museum Nasional Romawi

Fu ditemukan di Villa Palombara, di Esquiline, pada tahun 1781, dan berutang namanya kepada keluarga Lancellotti siapa pemiliknya. Hitler jatuh cinta padanya sampai-sampai memaksa Mussolini mengkhianati hukum yang menetapkan "aturan yang tidak dapat dicabutnya barang antik dan seni rupa". Itu juga dikagumi dan diinginkan oleh Hitler, yang selama perjalanannya ke Italia pada tahun 1938 melihatnya sebagai mitos ras Arya dan memberikan tekanan pada pemerintah Italia untuk memilikinya. Dia memperolehnya melalui pertukaran dengan Mussolini yang pada saat itu membutuhkan bahan bakar untuk negara, dan begitulah karyanya dikirim ke galeri gips di Munich, di mana karya tersebut bertahan hingga akhir perang, ketika pada tahun 1953 Discobolus kembali ke Roma. Baru-baru ini direktur Galeri Cetakan Plester Munich mengklaim bahwa patung tersebut dibeli secara sah oleh negara Jerman dan bahwa pemulangan ke Italia pada saat itu melanggar hukum. Saat ini Discobolus milik warisan budaya Italia.

Pertukaran antara Mussolini dan Hitler

Saat itu tahun 1938. Mussolini membutuhkan bahan bakar untuk negaranya dan menuruti permintaan Hitler dia membeli karya itu melalui penjualan pribadi antara Goering dan Pangeran Lancellotti seharga 5 juta lira. Dewan Tinggi Ilmu Pengetahuan dan Seni menentang penjualan tersebut tetapi semuanya sia-sia, patung tersebut melintasi perbatasan Italia untuk mencapai Jerman.

Arti Discobolus di Yunani kuno

Dalam ideologi Yunani kuno, keunggulan fisik dan kesempurnaan moral merupakan dua landasan yang tidak dapat dipisahkan. Inilah sebabnya mengapa dalam seni pahat, patung kuno, vas, mosaik atau bahkan lukisan dinding, banyak ditemukan banyak representasi atlet yang sedang beraksi. Otot-otot yang menonjol, gerakan yang efektif, gerak tubuh sebagai alat yang mengingatkan kita betapa pentingnya selalu mencapai keselarasan sempurna antara jiwa dan raga. Dalam pengertian ini, seni selalu berusaha mewakili olahraga, bahkan sebelum disiplin tersebut disebut demikian. Salah satu patung kuno paling terkenal, yang dikaitkan dengan pematung Athena Myron dan berasal dari abad ke-5 SM, melambangkan seorang atlet yang melempar cakram. Panggilan Discobole, patung ini berbentuk geometri, teoretis dan menghadirkan kepada kita seorang pria dengan otot yang murni dan ideal.

Karya Myron yang paling terkenal adalah Discobolos ("Disc Thrower"), yang salinan Romawinya masih ada

Seni dan olahraga
Discobolus (“Pelempar Cakram”), salinan marmer Romawi dari perunggu Yunani Myron, c. 450 SM; di Museum Nasional Romawi, Roma.

Tinjau